Feeds:
Posts
Comments

DIAGNOSIS BUDAYA

1. A. Pimpinan Puncak membangun proses pengambilan keputusan untuk melakukan perubahan dengan mengidentifikasi situasi dan merumuskan masalah sesuai dengan tingkatan manajemen yang ada.

B. Bahwa semua masalah ditetapkan oleh pimpinan puncak dengan pola pikir memecahkan masalah dengan melibatkan proses pengambilan keputusan dari bawah.

2. A. Masalah yang komplek dan rumit sedang dihadapi, pimpinan semua tingkatan merasakan keputusan harus diambil dalam memecahkan persoalan, asalkan keputusan diambil berdasarkan keputus-an bersama dengan landasan menghindari masalah.

B. Masalah yang komplek dan rumit sedang dihadapi, pimpinan semua tingkatan merasakan keputusan harus diambil dengan mengikut sertakan bawahan dengan memecahkan masalah.

3. A. Semua tingkatan pimpinan bersikap dan berperilaku sesuai dengan aturan yang ada, mereka memberikan dukungan supervisi dengan rasa berkawan, menaruh perhatian, mau mendengar sebagai suatu pendekatan dalam memecahkan masalah untuk me-ningkatkan kinerja.

B. Semua tingkatan pimpinan bersikap dan berperilaku sesuai dengan aturan yang ada dalam melaksanakan supervisi bila diminta atau timbulnya masalah.

Continue Reading »

1. LATAR BELAKANG PEMIKIRAN

Bertitik tolak dari pemikiran “B3I”, maka dengan menyadari arti penting dari pemahaman “Konsepsi Budaya” dalam kehidupan sebagai penggerak dalam bersikap dan berperilaku diperlukan adanya pedoman yang kita yakini dan percayai dalam mewujudkan kebersamaan pola pikir untuk dilaksanakan.

Berdasarkan pengalaman kita dalam masa lalu dan masa kini, maka dalam kita menyambut masa depan bahwa dalam melaksanakan pembangunan telah ditunjukkan esensi manusia sangat menentukan dalam pembangunan.

Continue Reading »

1. LATAR BELAKANG PEMIIRAN

Kita menyadari sepenuhnya perang kemerdekaan dimulai dengan Proklamsi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 dan berakhir dengan pengakuan kedaulatan pada tanggal 27 Desember 1949.

Namun demikian perlu kita sadari bahwa sejarah perjuangan kemerdekaan yang dimulai dari pergerakan nasional pada permulaan abad ke-20 dapat dipandang sebagai kelanjutan dari perjuangan yan sebelumnya dilaksanakan secara sedaerah-daerah, namun terdapat pebedaan kualitatif dalam perjuangan dimana unsur modernisasi mempengaruhi pola berpikir.

Continue Reading »

1. LATAR BELAKANG PEMIKIRAN

Memahami “Konsepsi Budaya” mendorong kita untuk memahami apa arti memasuki abad 21, suatu abad yang telah ditandai oleh perubahan dari masyarakat industri ke masyarakat informasi ke masyarakat pengetahuan. Perubahan tersebut menunjukkan pula, perlunya satu usaha untuk melakukan pendekatan baru dalam mewujudkan daur hidup dalam bersikap dan berperilaku berbasiskan suatu “Konsepsi Budaya” yang jelas.

Continue Reading »